Sabtu, 07 Juni 2014

INDAH CAHAYA

tak berkenan menafsiri semua adalah sama
mungkin engkau yang terlalu fokus dalam dunia
hingga engkau berfikir olah katamu menjadikan hasil semua
padahal semua itu hanyalah samar saja, layaknya cahaya

kecoa sekalipun ditepati janji, apalagi anda
bahkan mungkin keinginan yang kiranya tak ada
sebab semua datangnya dari satu yang sama
hanya saja warna yang berbeda

intinya lazim semua
anda, saya, mereka, bahkan dia
tak ada lagi batas yang jadi penghalang
terkecuali engkau pembuat halang rintang
maka jangan lagi heran, dia akan kembali pada anda mendatang

Rabu, 04 Juni 2014

Rizkiku Hari Ini


hawa kota kebumen semakin terasa panas saja, terkadang mendung terkadang juga tak panas juga mendung, hari yang tak begitu bersahabat. panjual soto sekaligus kelontong sederhana.terlihat sibuk melayani para pembeli yang sudah mengantri mendapatkan giliran sotonya, seperti biasa, sebuah fenomena yang tidak pernah hilang dari pandangan saya. giliranku pun sepertinya masih begitu lama, menyiapkan plastik melingkar siap untuk diisi kecambah ijo, bihun dan juga beberapa cuil daging ayam, setelahnya baru disiram dengan air soto yang telah dipanasi, terkadang untuk mendapatkan rasa yang beda, sang penjual menawarkan rasa pedas yang diinginkan pembeli, "mas ini sotonya mau yang pedas apa nda ?" sambil menyiapkan beliau menunggu jawabanku, singkat ku anggukan kepala. beliaupun paham maksudku. soto telah jadi akupun memberikan lembaran kertas uang yang memang telah aku siapkan sebelumnya. " ini bu uangnya" kataku singkat. "iya pas, matur suwun mas" ibu menimpali kataku, ku anggukan kepala sambil senyum mengembang untuknya.
antrian masih begitu rame diwarung kelontong, teringat pekerjaan yang masih numpuk belum juga terselesaikan, segera ku tinggalkan sembari membawa soto berkantong keresek hitam, dalam angan ini "segala puji untukmu ya tuhan. . . hari ini telah engkau anugerahkan rizki untuk hamba" cintamu terasa dalam dada 

Selasa, 03 Juni 2014

Bukan Kehendakmu

Saat cinta telah bertahta menjadi pengatur alur cerita
disana para menteri kan setia mengiringi gerak sang penguasa
tak ada rasa merengkuh menggantikan deru gembala
melaju begitu semestinya tiada beban dalam kepala

siapa lagi kalau bukan dia yang tengah menjadi pemain
beranjakpun tak lagi menuruni buah kerikil curam layaknya pengantin
raja juga permaisuri mengiringi punggawa kanan kiri
dunia seakan menanti dari buah hasil hingga kini

politik bukanlah dunia yang akan menghasilkan kejora indonesia
namun hanya perantara tuk jadikan sebuah keagungan hidup didalamnya
jangan sampai engkau terlena bercanda menikmati atas keluh kesahnya
sebeb ini bukanlah panggung sandiwara yang akan memberimu nikmat sementara

dari seorang yang telah menderita sekian lama
menahan kepahitan ditengah manisnya hingar bingar dunia
susah untuk ditebak bimbang juga dirasa
hanya mementingkan dirimu semata, namun sebenarnya tak untung keduanya

dari baris siapa yang akan mengerti tentang cinta yang begitu indah
melaju bersama kereta keagungan yang penuh derita payah
bening saat temui cahaya penerang jiwa
lalu sepoi angin menyapa dengan segenap kelembutan warna

jangan pernah lagi membuat semua hambar tuk diraba
sebab engkaulah yang sebenarnya melukiskan derita-derita fana
kuncup manisnya tak jumpa bila nahkoda tak lagi berdaya
lalu engkau dengan lantang "merekalah yang membuat derita

by.fyn

Senin, 02 Juni 2014

Bunga Serojaku

malam ini aku ingin engkau seperti bintang
meski jauh namun cahayamu tetap kelihatan
melekat pekat bersama gelapnya malam, menanti siang
dibibir jurang yang begitu curam engkau tetap pada pendirian

memang aku bukanlah malaikat yang akan menerjang digurun peperangan
mendesir kesakitan saat sabetan pedang mulai mengucurkan darah perjuangan
sendi-sendi awak tanpa kepala, bergelimpangan ditengah pesta kemanangan
begitukan manusia yang sebenarnya dalam kenyataan
namun sebenarnya kekalahan ada dalam diri mereka yang tertawa ataupun korban

adakah keadilan dialam yang begitu indah ini
menukik meringik saat mereka tersakiti
oh . . . serojaku dengarlah. . . keindahan mungkin tak pernah ada
sebab mereka telah mengingkari janji untuk sesama

by.fyn